Review Nyetir Mobil Rp1 Miliar


Libur Lebaran kemarin, gue sekeluarga besar memutuskan untuk mudik ke Lampung. Ini adalah mudik kedua kami selama dua tahun berturut-turut mengingat sebelumnya jarang sekali kami mudik ke Lampung.

Kami sekeluarga rombongan membawa tiga mobil seperti biasa. Kali ini gue diberi tugas untuk bawa mobil om gue karena dia malas nyetir yang menurut gue oke aja, karena kebetulan akomodasi dan makan gue semua ditanggung dia juga. 

Masalahnya, mobil yang mau dia bawa itu Alphard. Gue agak ragu karena belum pernah bawa mobil yang panjang. Selain itu yang membuat gue ragu adalah karena ini Alphard. Kalo ini mobil lecet, pusing banget gue harus ganti ruginya.

Kami berangkat sekitar Senin Subuh. Mulai dari Jakarta sampai ke Pelabuhan Merak, gue belum berani nyetir karena posisi ngantuk. Gue mulai bawa full setelah sampai di Pelabuhan Bakauheni sampai balik lagi ke Jakarta. Total gue nyetir selama 4 hari.

Setelah 4 hari nyetir Alphard, gue baru sadar kalo mobil ini memang jual experience. Mobil ini smooth banget ketika dikendarai dan memang senyaman itu.

Mulai dari stir yang enteng banget. Stirnya juga nggak terlalu besar. Untuk estetika memang kurang, tapi ukuran stir diameter 15 inch di Alphard yang seating-nya tinggi dan luas ini bikin tangan nggak capek. Sejauh ini, stir Alphard adalah power streering terbaik yang pernah gue rasain. 

Lalu suspensinya yang menurut gue juara banget. Jalan rusak di Lampung dan Tol Merak semua bisa gue terabas. Selama nyetir, badan gue nggak pernah pegel karena dibantu juga dengan bangkunya empuk. 

Mobil ini tenaganya juga besar banget. Top Speed di tol dengan ukuran mobil yang gempal juga cukup cepat. Cuma, karena body dan bobotnya yang besar perlu tenaga yang cukup untuk akselerasi. Ya, tipikal mobil matic aja.

Minusnya adalah menurut gue mobil ini terlalu panjang aja. Selama 4 hari, gue masih kesulitan untuk parkir. Gue masih butuh diarahkan tukang parkir karena belum terbiasa. Selain itu, nyetir mobil Alphard nggak membuat gue keliatan keren karena berasa supir. Make sure, kalo mau nyetir Alphard harus dress well atau lebih baik duduk di belakang aja. fin.

Comments