Mimpi Gue Cuma Sesederhana Ini!


Setiap orang punya cita-cita dan mimpi yang berbeda. Kebanyakan orang punya cita-cita atau mimpi yang besar misalnya bisa punya jabatan tinggi di kantor, punya usaha yang besar, atau punya mobil impian. Gue juga termasuk dari jutaan orang yang punya mimpi dan cita-cita seperti itu.

Ada beberapa orang yang bilang kalau mimpi atai cita-cita itu harus digantung setinggi langit. Gue percaya itu merupakan sesuatu yang positif karena mimpi atau cita-cita tersebut yang bisa terus memotivasi diri sendiri untuk terus bekerja keras dan tidak mudah menyerah dalam hidup. 

Gue jarang berbagi tentang apa mimpi dan cita-cita gue yang sebenarnya. Dahulu, jika ditanya apa cita-cita gue, gue akan jawab ingin keliling dunia tanpa harus bayar bareng sama pasangan gue yang super cantik. Itu masih jadi salah satu cita-cita gue juga. Namun, gue ternyata punya cita-cita yang menurut gue lebih realistis.

Cita-cita dan mimpi gue ini mungkin bagi sebagian orang akan terdengar sangat dangkal. Jujur gue jarang cerita tentang cita-cita atau mimpi gue yang sebenarnya ini ke teman-teman gue. Cita-cita dan mimpi gue ini simpel, gue cuma mau punya supir.

Gue mau banget punya supir. Bayangin nikmatnya setiap hari, melintasi jalanan Jakarta, tanpa harus merasa capek dan emosi karena ada yang nyupirin. Kalo capek tinggal tidur atau main game sembari puter Spotify. Supir ini konsepnya bukan hanya supir mobil tapi juga supir motor. Jadi, sewaktu-waktu gue butuh buru-buru dan perlu naik motor, gue ada supir yang bisa boncengin ke tempat tujuan.

Gue menganggap bahwa cita-cita dan mimpi gue ini bukan sesuatu yang mudah untuk dicapai. Punya supir berarti lo harus punya gaji minimal Rp20 juta keatas. Dapetin gaji Rp20 juta keatas tersebut butuh proses yang nggak mudah. Banyak jalan terjal yang harus dilalui.

Initinya adalah punya supir itu cuma permukaannya aja. Ada banyak hal yang harus gue usahakan dan miliki terlebih dahulu untuk bisa mencapai titik tertinggi menurut keyakinan gue tersebut. fin.

Comments