Hari Minggu yang lalu, gue baru aja nonton drama musikal yang ceritanya diadaptasi dari salah satu novel terkenal yang ditulis oleh Dee Lestari, judul dramanya adalah "Musikal Perahu Kertas". Perahu Kertas sebelumnya juga pernah diangkat ke layar lebar oleh Hanung Bramantyo di tahun 2012, yang mana film itu mengangkat nama Maudy Ayunda.
Musikal Perahu Kertas jadi pengalaman pertama gue nonton langsung drama musikal di teater. Jujur gue suka banget dengan stage act dan stage-nya itu sendiri. Semua pemain terlihat mendalami perannya dan menurut gue mereka semua keren bisa berakting sembari bernyanyi dengan durasi total selama 3 jam pementasan.
Jujur sebelumnya gue sendiri belum mengetahui alur cerita dari Perahu Kertas, gue berekspektasi ini akan menjadi cerita yang membuat gue selalu penasaran bagaimana setiap adegannya bercerita. Ternyata, ceritanya hanyalah template drama romantis yang menurut gue membosankan.
Kisah cinta template antara Kugy dan Keenan yang sama-sama jatuh cinta tetapi kemudian berpisah karena keduanya tidak menyatakan perasaan, sampai akhirnya mereka bertemu kembali tetapi masing-masing sudah memiliki pasangan yang kemudian diakhiri dengan keduanya kembali bersatu. Padahal, kehidupan nyata tak seindah drama romantis itu.
Cerita Kugy dan Keenan ini menurut gue basi. Lebih realistis kisah yang dialami Luhde, Remi, Poyan, dan Lena, karakter-karakter yang juga ada di cerita Perahu Kertas, kalo hidup itu soal menerima dan berkorban, bukan hanya memilih tapi harus dipilih.
Drama romantis harus menurut gue harus lebih banyak mengeksplor cerita yang lebih tidak terbaca alurnya oleh penonton. Formula Pengenalan - Konflik - Klimaks - Anti Klimaks - Happy Ending rasanya sudah harus ditinggalkan.
Jika ingin tetap memaksakan happy ending, paling nggak perlu ada sesuatu yang memang dipelajari oleh karakter dan apa yang dipelajari tersebut relate dengan kehidupan dari penonton. Ya memang sih gue nggak bisa memaksa penulis untuk menyesuaikan dengan selera gue. Namun, apa salahnya jika lebih banyak karya seperti Past Lives dan 500 Days of Summer. fin.

Comments
Post a Comment