Konser Pesta Rakyat Dewa 19 30th Anniversary. Tapi kok....?


Kali ini gue mau share pengalaman yang diharap tidak akan dialami lagi seumur hidup. Oke, jadi Sabtu, 4 Februari 2023. Dewa 19 menyelenggarakan konser ulang tahun ke-30 di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara. 

Konser ini mengusung konsep pesta rakyat dimana harga tiket yang dijual lebih murah dan mengundang eks vokalis dan drummer Dewa 19 diundang buat mengisi beberapa lagu di konser tersebut. 

Ekspektasi gue sebagai baladewa cabang Cibubur tentu tinggi untuk konser ini, mengingat ini merupakan puncak dari tur 30 tahun Anniversary Dewa 19 dan diselenggarakan di Stadion terbesar di Indonesia. 

Selain itu, gue yakin persiapan konser ini sudah disiapkan dengan sempurna mengingat konser ini sudah ditunda 2 bulan dari yang seharusnya diselenggarakan November 2022. Namun, ada beberapa hal yang buat gue ga nyaman selama konser sampai bubaran konser.

Jadi, gue sampai di JIS sekitar jam 2 siang. Keadaan normal, ramai penonton-penonton lain yang terlihat antri untuk masuk ke dalam lingkungan JIS. Untungnya, gue tiba di waktu yang tepat karena antrian masih kondusif jadi gue tidak ada masalah waktu antri masuk ke lingkungan JIS. 

Akhirnya, setengah jam kemudian, para penonton mulai diizinkan masuk kedalam stadion. Kebetulan gue dapet tiket kategori silver barat yang posisinya di tribun paling atas yang ada di lantai 7. 

Gue nunggu lumayan lama karena menurut rundown, opening performance baru mulai jam 5 sore. Akhirnya opening performance yang ditunggu mulai juga setelah 2 jam gue duduk dan tidak dapat sinyal. 

Nah, disini mulai terjadi hal-hal yang seharusnya tidak terjadi di hari-H untuk acara sebesar ini. Jadi opening performance untuk konser ini adalah Mulan Jameela. Gue berpikir pasti opening performance ini akan sangat keren karena Mulan Jameela, yang dulu dengan hits-hitsnya sering diputar di TV maupun radio. 

Tapi, setelah Mulan on stage, musik mulai. Eh, SOUND-NYA DELAY!!!. Jadi, speaker yang ada di festival B yang mengarah ke tribun itu suaranya delay sama speaker yang ada di stage. Menurut saya, karena speaker yang ada di stage dibuat lebih nge-bass soundnya dan buat mengimbangi maka speaker yang ada di festival B suaranya dibuat lebih clean. 

Namun karena delay tadi, akhirnya yang terdengar jelas dari speaker yang ada di festival B hanya suara drum dan sequencer. Sumpah, sepanjang Mulan Jameela tampil itu pusing banget dengernya karena sound yang tidak sinkron.



Okelah, gue berpikir mungkin memang ada kendala teknis. Toh ini baru opening performance dan pasti akan diperbaiki nanti waktu Dewa 19 mulai on stage. Selama break, sebenarnya terdengar bahwa delay itu masih ada karena panitia sempat memutar musik dan teaser. 

Ya tapi saat itu gue berpikir mungkin mereka lagi coba untuk fix the problem. Konsernya sendiri juga molor setengah jam lebih sedikit dari rundown yang diumumkan. 

    Dan pada akhirnya, konser Dewa 19 pun dimulai. Opening keren dengan memainkan instrumental bohemian rhapsody dan juga iringan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh seisi stadion, membuat buluk kuduk agak merinding juga. 

Lalu masuklah Dewa 19 dengan vokalis Virzha membawakan lagu Arjuna (kalau tidak salah). 

Tapi... SOUND-NYA MASIH DELAYYY!!!. 

Gue kira akan diperbaiki itu sound. Itu Virzha nyanyi gak kedengeran jelas karena delay dan yang delay itu speaker di festival B terdengar lebih keras suara drum dan seqeuncer seperti yang gue bilang tadi. 

Dan delay ini sepertinya hanya terdengar oleh penonton di tribun. Penonton yang ada di festival A dan B, gue rasa tidak terpengaruh karena yang mereka dengar adalah sound dari stage. 

Sebenarnya, gue udah "bete" banget karena sound yang begitu. Tapi gue puas dengan performance dari Dewa 19 yang keren banget. Ditambah lighting dan seisi stadion yang nyanyi bareng bisa mengobati kekecewaan gue. 

Akhirnya gue mencoba menikmati konser itu seperti ribuan orang yang ada tribun stadion. Dari Virzha, Ello, Once, dan Ari Lasso akhirnya tampil. Bahkan ditengah-tengah ada penampilan spesial dari Umi Elvi Sukaesih featuring Mulan Jameela, The Lucky Laki, dan Andre Taulany (iya tau ini gak ketebak banget haha). Drummer-drummer Dewa 19 juga ikut tampil satu persatu dari Agung Yudha, Tyo Nugros, Aksan, Rere, dan Wawan. 

Singkat cerita, akhirnya gue cabut duluan karena khawatir antrian keluar yang crowded. Gue keluar sekitar jam 11 malam dan ternyata diluar juga sudah ramai penonton yang berjalan pulang. 

Bro, this is disaster!!! 

Akses pejalan kaki di sekitar stadion tuh parah banget. Gue jalan hampir beberapa kali senggolan sama mobil, motor, bahkan bus transjakarta yang jadi shuttle buat para penonton yang parkir di Ancol dan JIEXPO. 

Badan jalan yang tidak seharusnya jadi tempat parkir dijadikan tempat parkir dan menimbulkan kemacetan parah. Buat jalan dari keluar JIS sampai ke tempat parkir motor gue aja, gue harus selap selip di samping mobil dan bus yang terkena macet dan mobil-mobil yang terparkir di pinggir jalan. 

Bahkan gue liat banyak di twitter dan tiktok, orang-orang mengeluh harus berebut buat naik shuttle bus karena koordinasi yang "wadidaw". 

Perlu diketahui, kalo panitia sebenarnya sudah menyediakan kantong parkir mobil di Ancol dan JIEXPO. Untungnya, gue bawa motor jadi bisa selap-selip diantara kemacetan yang "watdefak" banget. 


 Begitulah pengalaman gue yang diharapkan tidak dialami lagi di masa depan. Event organizer dan tim sound Dewa 19 harus evaluasi total. Teknis di dalam dan luar stadion bisa dibilang sangat kacau. Mengingat ini konser dari salah satu artis paling berpengaruh di Indonesia, harusnya bisa dipersiapkan dengan lebih baik lagi. 

But, apresiasi tinggi untuk performance Dewa 19 yang pecah abis dan lagu-lagunya yang membuat gue tidak berhenti bernyanyi sepanjang konser. 

HAPPY 30TH ANNIVERSARY DEWA 19!!!

  

    

Comments

Post a Comment