Dia



Dia,

Seperti apa yang selalu kunantikan, aku inginkan.

Dia, 

Melihatku apa adanya, Seakan ku sempurna.

Siapa lagi yang harus kupersembahkan Himalaya selain dia.

Yang bahkan akan kutaklukan demi mencapai dirinya.

Beribu yakin.

Tak ada yang lain selain dirimu yang selalu kupuja.

Tak pernah lupa kusebut namamu, di setiap hembusan napasku.

Dia, 

Indah, Peretas gundah

Pembawa sejuk, Pemanja rasa

Dia yang selalu ada untukku.

Di berat dan lelahku.

Bersamanya jalan lebih terang.

Siapa dia?

Tak perlu jawaban.

Suara kalbu yang akan memandumu kepadanya.




Comments