Aku Cinta Kau dan Dia Sepertinya Terinspirasi Dari Lagu-Lagu Ini...

 


"Sekali lagi maafkanlah, karna aku. Cinta kau dan diaaaa...". Itu barusan lirik dari salah satu lagu paling ikonik di akhir dekade 90-an yaitu Aku Cinta Kau dan Dia.

Lagu yang populer dibawakan oleh Ahmad Band di dalam album Ideologi, Sikap, Otak (1998) tersebut bahkan sampai sekarang masih banyak didengar oleh pemuda-pemudi generasi millenial dan Gen-Z. 

Mungkin alasan lagu Aku Cinta Kau dan Dia banyak dihafal oleh anak-anak zaman sekarang adalah karena sosok Ahmad Dhani yang masih sering membawakan lagu tersebut pada shownya baik di festival musik atau konser bersama Ahmad Band dan Dewa 19.

Bahkan, lagu tersebut sempat di cover oleh band Pop Jazz asal Jakarta yakni Maliq & D'Essentials yang kemudian menjadi booming di radio dan menjadi salah satu lagu wajib di setlist Maliq untuk show mereka.

Orang-orang mungkin berpikir jika lagu ikonik yang bercerita penyesalan seseorang karena mencintai dua kekasihnya tersebut diciptakan oleh Ahmad Dhani. Alasannya, karena memang lagu ini seringkali dibawakan oleh Ahmad Dhani.

Siapa sangka sebenarnya lagu ini diciptakan oleh musisi Bebi Romeo, yang terkenal dengan lagunya yaitu Bunga Terakhir. Ia menciptakan lagu tersebut saat sedang jamming santai bersama Dhani di sebuah studio. 

Dilansir dari Hai, sewaktu ia sedang memainkan lagu tersebut tiba-tiba di bagian reff Dhani teriak "Cinta kau dan diaaa...". Merasa kaget dengan lirik tersebut, ia dan Dhani pun sepakat menggunakan lirik tersebut sebagai judul.

Namun, jika kalian mendengar musik dan penggalan lirik dari lagu ini, kalian akan bisa mendengar kedua hal tersebut dari 2 lagu yang sepertinya menjadi inspirasi dari Ahmad Dhani dalam memoles lagu karya Bebi Romeo tersebut.

  1. "Very Best Years" dari The Grays
Bagian dari lagu Very Best Years ini bisa kalian dengan diawal-awal lagu Aku Cinta Kau dan Dia versi Ahmad Band. Dimana ada bunyi slide bass mengawali intro yang sama persis dengan lagu karya The Grays tersebut.

Kemudian, nada pada bagian intro lagu Aku Cinta Kau dan Dia terdengar sangat mirip dengan lagu Very Best Years, bedanya lagu Aku Cinta Kau dan Dia dibuat lebih rock dan cadas.

Terakhir, ada di bagian akhir lagu dimana teriakan ada teriakan khas lagu Aku Cinta Kau dan Dia yang persis dengan lagu karya The Grays tersebut. Coba didengarkan!

       2. "Layu Sebelum Berkembang" dari Tetty Kadi

Mungkin bagian lagu Aku Cinta Kau dan Dia ini yang paling terdengar jelas terinspirasi dari lagu lain.

Lirik awal lagu yang berbunyi "Hancur hatiku, mengenang dikau. Menjadi keping-keping setelah kau pergi", merupakan lirik yang kuat dan sangat ikonik pada lagu tersebut. 

Lirik tersebut sekilas sangat mirip dengan lagu dari penyanyi lawas Tetty Kadi yakni Layu Sebelum Berkembang.

Pada lagu Layu Sebelum Berkembang, bagian awal liriknya adalah "Hatiku hancur mengenang dikau, berkeping-keping jadinya". Jika masih tidak percaya, coba dengarkan dan setelahnya akan sulit untuk tidak menerima bahwa lirik tersebut sudah menjadi inspirasi buat Ahmad Dhani.

Namun begitu, hal-hal tersebut bukanlah sebuah plagiasi dalam bermusik. Inspirasi sangatlah wajar dalam hal penciptaan lagu karena nada itu sendiri hanya terdiri dari 7 nada. 

Bahkan menurut pengamat musik Denny Sakrie yang bisa membatasi plagiarisme musik adalah sisi moral dari musikus itu sendiri.***


SUMBER : HAI.ID, OKEZONE.COM







Comments