Apa itu Neo Classical Realism?

           Resume Neo Classical Realism

            Di dalam studi Hubungan Internasional ada dua teori yang dikenal dalam dunia Hubungan Internasional yaitu Grand Theory dan Middle range Theory. Grand Theory adalah teori yang berupa abstrak ayng menjelaskan tentang hubungan – hubungan dan perilaku antar negara di dunia. Contoh dari teori ini adalah Realisme, Liberalisme, Neo liberalism, Neo Realisme dan teori – teori post modernisme. Kemudian ada Middle Range Theory yang menjelaskan sesuatu dengan lingkup yang lebih kecil dari pembahasan di Grand Theory. Contohnya adalah Foreign Policy Theory yang salah satu contohnya menjelaskan tentang rational Actor Model yang menjelaskan tentang adanya cost and benefit dari setiap hubungan – hubungan yang dilakukan oleh aktor – aktor internasional seperti ekonomi dan Poli Heuristics yang menekankannya lebih ke arah politik. Middle range theory lebih condong ke casa dari pada abstraksi.

            Sarjana Neo Classical Realisme ingin mencoba untuk mendekatkan hubungan antara Grand Theory dengan Middle Range Theory yang sebelumnya dianggap bahwa Foreign Policy tidak bisa dimasukkan sebagai sebuah teori karena akan menjadikannya terlalu membingungkan dan sangat tekhnis bukan penjelasan seperti Grand Theory. Ada dua aliran besar dalam foreign policy yaitu innenpolitik dan systematic Theory. Innenpolitik ini menjelaskan bahwa foreign policy dipengaruhi oleh faktor domestic suatu negara, bisa dari faktor pemimpin, masyarakat, atau kondisi politik dalam negeri negara tersebut. Contohnya adalah hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Brazil yang terjalin baik karena ada faktor pemimpin yaitu Presiden Bolsonaro yang mengidolai cara memerintah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

            Kemudian ada juga Systematic Theory yang menjelaskan bahwa perilaku dari sebuah negara itu didasari oleh sebuah struktur atau system. Terdapat relevansi dari teori ini dengan foreign policy karena banyak negara yang arah kebijakan luar negeri dipengaruhi oleh faktor – faktor eksternal. Contohnya adalah penghentian bantuan dari Amerika Serikat ke WHO karena alasan WHO tidak kompeten dan transparan soal COVID-19 di Cina. Mayoritas warga Amerika Serikat tidak setuju, tetapi AS yang sedang terlibat perang dagang dengan Cina melakukannya untuk menyudutkan Cina. Namun, tetap saja kedua teori ini memiliki kelemahan masing – masing karena Innenpolitik dan Systematic Theory tidak mampu menjelaskan semua permasalahan yang ada dan tidak bisa menjelaskan perilaku negara dalam melakukan sebuah foreign policy.

            Teori Neo Classical Realism ini ingin menggabungkan dua pandangan dari dua teori itu. Sarjana Neo Classical mengganti terms untuk Sytematic Theory sebagai Independent Variable dan Innenpolitik sebagai intervening Variable. Sarjana Neo Classical Theory menganggap Independent Variable lebih berpengaruh terhadap foreign policy suatu negara. Namun, Independent variable semata tidak mampu untuk menjelaskan suatu foreign policy suatu negara karena ada macam – macam negara yang berada dalam situasi yang sama tetapi berbeda perilakunya seperti yang terjadi di aliansi NATO Ketika Amerika Serikat menyerang Iran dan banyak anggota NATO yang tidak menyetujui Tindakan Amerika Serikat tersebut. Maka dari itu harus ada penopang dari teori tersebut dan digunakanlah Intervening Variable. Intervening Variable ditegaskankan oleh Sarjana Neo Classical Realism sebagai pentingnya persepsi dari seorang pemimpin seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Pandangan pemimpin tentang negaranya terhadap dunia internasional sangatlah krusial karena pemimpin harus jeli mengkalkulasi material power dari negaranya untuk membuat suatu foreign policy. Seperti yang dilakukan oleh Korea Utara yang mengambil sikap bermusuhan dengan Amerika Serikat karena pemimpinnya mengaggap bahwa material power dari negara mencukupi untuk berperang dengan Amerika.

            Kemudian alasan mengapa dinamakan neo classical realism adalah mundur kembali ke three view of international relation theory. Pandangan pertama yang menjelaskan tentang human nature, yaitu state behaviour didasari oleh perilaku dasar manusia yaitu untuk bertahan hidup. Pandangan kedua menjelaskan state structure. Pandangan ketiga menjelaskan tentang sistem atau struktur internasional. Jika realisme klaskik dilihat berdasarkan human nature dan masuk ke pandangan pertama. Lalu neo realisme masuk ke pandangan ketiga karena menjelaskan state behaviour berdasarkan struktur dunia yang anarki. Neo Classical realsime ini adalah gabungan dari dua teori tersebut. Neo Cllassical realsime juga bisa masuk kedalam tiga pandangan teori itu sekaligus karena adanya kombinasi dari domestic dan internasional.

            Realisme neoklasik juga harus mengarahkan perhatian kita ke arah kritismasalah seperti apa yang mendorong hilangnya dan memudarnya kekuatan material utamanya. Faktor-faktor seperti tingkat pertumbuhan diferensial,akan berakhir mendikte peran yang bisa dimainkan oleh negara di perpolitikan dunia .Untuk alasan ini jika tidak ada yang lain, seperti kata Wohlforth, "Setiap diskusi realis untuk perubahan dunia harus menggabungkan domestik dan tingkat analisis internasional. Penjelasan realis tidak dapat menawarkan sesuatu komprehensif mengapa negara tertentu perbandingan institusi politik, sosial, dan ekonomi domestic tidak sama dengan kekuatan yang bersaing. Jika realis neoklasik terus menggabungkan intervensi tingkat unit variabel menjadi argumen dasar mereka yang berorientasi pada kekuatan, ironisnya, mereka mungkin menemukan diri mereka menabrak Innenpolitik yang datang dari arah lain. Seperti yang dicatat oleh Matthew Evangelista, "barangkali perkembangan yang paling menjanjikan di bidang ini adalah pengakuan di kalangan sarjana cenderung penjelasan domestik untuk politik asing. Sangat pasti bahwa penjelasan ini tidak memadai. Banyak cendekiawan memahami bahwa mereka harus memasukkan faktor-faktor di tingkat sistem internasional ke dalam penjelasan mereka dan, terlebih lagi, bahwa mereka harus melakukannya dengan cara-cara itu lebih sistematis.

Comments